Balikpapan – Kapolda Kalimantan
Timur Irjen Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si., mengadakan audiensi dengan
Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) untuk membahas isu krusial
mengenai restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove di wilayah
Kalimantan. Audiensi ini berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Kaltim pada
pukul 11.00 WITA. (Senin, 17 Juli 2023)
Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si., yang bertanggung
jawab atas isu lingkungan dan kelestarian alam, mengundang perwakilan
BRGM untuk menjalin kerjasama yang lebih erat dalam upaya menjaga
keberlanjutan ekosistem gambut dan mangrove di wilayah Kaltim.
Acara
ini dihadiri oleh beberapa perwakilan penting dari BRGM, termasuk
Sekretaris Utama BRGM, Dr. Ir. Ayu Dewi Utari, M.Si., Deputi Bidang
Pemberdayaan Masyarakat, Ir. Gatot Soebiantoro, M.Sc., Kepala Kelompok
Kerja Kerjasama, Hukum, dan Hubungan Masyarakat, Dr. Ir. Didy Wurjanto,
M.Sc., serta Kepala Kelompok Kerja Rehabilitasi Mangrove Wilayah
Kalimantan dan Papua, Agung Rusdiyatmoko, S.Si., M.Sc.
Selain perwakilan dari BRGM, audiensi ini juga dihadiri oleh Kasubnit
II Subdit III Dittipidter Bareskrim POLRI, AKP Ridwan Poweranto, S.H.,
yang juga berperan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama
pelaksanaan program restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove.
Dalam
audiensi tersebut membahas tentang strategi dan langkah-langkah konkret
untuk mengatasi permasalahan yang timbul akibat kerusakan gambut dan
mangrove, serta pentingnya kolaborasi antara pihak kepolisian dan BRGM
untuk mencegah dan menindak kegiatan ilegal yang dapat merusak ekosistem
tersebut.
Sekretaris Utama BRGM, Dr. Ir. Ayu Dewi Utari, M.Si., menyampaikan
apresiasinya atas inisiatif Kapolda Kaltim untuk mendukung upaya
pelestarian gambut dan mangrove. Beliau juga menekankan perlunya sinergi
antara berbagai pihak terkait untuk mencapai hasil yang maksimal dalam
restorasi lingkungan yang dilakukan BRGM.
Kapolda
Kaltim berharap kerjasama antara Bareskrim POLRI dan BRGM semakin erat,
sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lestari dan berkelanjutan
bagi wilayah Kaltim dan sekitarnya. Dengan langkah kolaborasi yang kuat,
diharapkan upaya pelestarian gambut dan mangrove akan semakin efektif
dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.
0 Komentar